Tuesday, November 15, 2016

Surga dan kenikmatannya


SURGA DAN KENIKMATANNYA


Allah menciptakan surga luasnya seperti luas langit dan bumi,  dan panjangnya  tak seorangpun yang mengetahui kecuali Allah.
Seluruh surga memiliki 100 derajat. Jarak antara setiap dua derajat kira-kira jauhnya perjalanan 500 tahun. Sungai-sungainya mengalir, buah-buahannya bergantungan. Didalama surga terdapat segala sesuatu yang menurut ke inginan hati, mata juga bias merasakan kenikmatannya.

Didalam surga terdapat istri dari bidadari yang masih suci. Allah menciptakan bidadari dari nur (cahaya). Keindahan dan keelokannya mereka bagaikan permata. Para bidadari itu sangat sopan dan selalu menundukkan pandangannya dari selain suaminya. Mereka tak pernah melihat seorangpun selain suaminya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum penghuni surga  menjadi suaminya.


Berikut ini, macam-macam kenikmatan yang ada di dalam surga:

1. Rumah di dalam surga
Rumah-rumah didalam surga memberi keleluasaan kepada para penghuninya , sehingga penghuninya bisa bergerak kesana kemari tanpa ada hambatan dan rintangan.
Dalam kitab Daqa’iqul Akbar disebutkan bahwa kemewahan dan keindahan surge itu tidak bias dilukiskan oleh akal manusia. Bisa dibayangkan jika bahan bangunannya saja terbuat dari intan dan permata, Tanahnya dari misik. Kerikilnya dari mutiara dan selalu harum semerbak aroma didalamnya.
Syekh Imam Abdurrahman bin Ahmad Al-Qadli menggambarkan keindahan rumah di surga sebagai berikut : Di surga setiap rumah terdapat 70 ranjang, diatas setiap ranjang terdapat 70 tikar, diatas setiap tikar terdapat seorang bidadari. Bidadari ini memakai 70 pakaian yang halus dan tipis .Kalau sekiranya satu rambut dari bidadari jatuh ke bumi, maka rambut tersebut akan menerangi penduduk bumi. 

2. Kemah di dalam surga
Diantara fasilitas kenikmatan surga yang super mewah adalah kemah. Kemah ini diperuntukkan bagi penghuni surga yang ingin memadu kasih dengan bidadari. Luas dan kemewahannya tidak ada yang mampu melukiskannya dalam kata-kata maupun angan-angan, meskipun itu jin sekalipun.
Kemewahan dan keluasan kemah ini telah diceritakan dalam Tafsir Yasin sebagai berikut : Bahwa bagi setiap orang mukmin memiliki kemah yang terbuat dari satu mutiara besar,luas kemah tersebut 70 mil.
Ibnu Abbas r.a. berkata : Kemah dalam surga itu terbuat dari mutiara yang berlubang, pos yang satu dengan pos lainnya terdapat kemah yang memiliki daun pintu sebanyak 4000 buah dari emas.
Begitu mewah dan indahnya kemah yang ada didalam surga, hingga satu genggam tanahnya nilainya lebih mahal dari segala bentuk kemewahan dan perhiasan duniawi.

3. Bahan bangunan surga
Telah di katakana bahwa Allah benar-benar memanjakan kehidupan para ahli surga. Kepayahan,kepahitan dan keprihatinan ketika di dunia akibat ketaatannya kepada Allah terbayar dengan sempurna. Kehidupan para ahli surga di alam surga benar-benar seperti kehidupan dalam dunia dongeng. Sejauh mata memandang, yang terlihat hanyalah kilauan yang gemerlapan. Sebab seluruh fasilitas yang ada di surga dibangun dengan bahan-bahan yang jika didunia hanya terjangkau oleh angan-angan.
Abu Hurairah r.a. meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda : Bangunan di dalam surga itu batanya terbuat dari perak dan emas, semennya terbuat dari misik yang harum, kerikilnya dari mutiara dan yakut, pasirnya dari za’faran. Barang siapa yang masuk ke dalam surga ia akan merasakan kenikmatan yang tiada putusnya, kekal dan tidak akan mati, pakaiannya tidak pernah usang, dan masa muda yang tidak pernah tua.

4. Makanan dan minuman ahli surga
Ibnu Abbas r.a. berkata : Ketika kekasih Allah ini memakan buah-buahan yang dikehendaki. Lalu di hatinya tergores keinginan pada makanan yang lain sebelum bibirnya berucap, Allah memerintahkan para Malaikat untuk mendatangkan makanan kepadanya dengan 70 nampan yang terbuat dari intan dan yakut, yang berisi 70 hidangan. Di atas setiap hidangan terdapat 1000 piring dan gelas  yang terbuat dari emas.
Sama halnya dengan makanan, penghuni surga pun mendapatkan minuman. Bahkan minuman penduduk surga terlihat sangat istimewa, sebab apa yang ketika di dunia diharamkan seperti halnya arak (khamer), maka di surga arak menjadi minuman favorit para ahli surga.

5. Bentuk fisik penghuni surga
Dijelaskan dalam Tafsir Yasin :Bahwa tinggi badan penghuni surga itu seperti tinggi NabiAdam, yaitu 60 dzira. Usia penghuni surga seperti usia Nabi Isa, yaitu 30 tahun. Kegantengan penghuni surga seperti Nabi Yusuf. Suara penghuni surga merdunya seperti suara Nabi Daud. Dan akhlak penghuni surga seperti akhlak Nabi Muhammad SAW.
Adapun bahasa yang digunakan oleh penghuni surga adalah bahasa Arab. Karena bahasa Arab adalah bahasa Al-Qur’an. 

No comments:

Post a Comment