SURGA DAN KENIKMATANNYA
Allah menciptakan surga luasnya seperti luas langit dan bumi, dan panjangnya
tak seorangpun yang mengetahui kecuali Allah.
Seluruh surga memiliki 100 derajat. Jarak antara setiap dua derajat kira-kira jauhnya perjalanan 500 tahun. Sungai-sungainya mengalir, buah-buahannya bergantungan. Didalama surga terdapat segala sesuatu yang menurut ke inginan hati, mata juga bias merasakan kenikmatannya.
Didalam surga terdapat istri dari bidadari yang masih suci. Allah menciptakan bidadari dari nur (cahaya). Keindahan dan keelokannya mereka bagaikan permata. Para bidadari itu sangat sopan dan selalu menundukkan pandangannya dari selain suaminya. Mereka tak pernah melihat seorangpun selain suaminya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum penghuni surga
menjadi suaminya.
Berikut ini, macam-macam kenikmatan yang ada di dalam surga:
1. Rumah di dalam surga
Rumah-rumah didalam surga memberi keleluasaan kepada para penghuninya , sehingga penghuninya bisa bergerak kesana kemari tanpa ada hambatan dan rintangan.
Dalam kitab Daqa’iqul Akbar disebutkan bahwa kemewahan dan keindahan surge itu tidak bias dilukiskan oleh akal manusia. Bisa dibayangkan jika bahan bangunannya saja terbuat dari intan dan permata, Tanahnya dari misik. Kerikilnya dari mutiara dan selalu harum semerbak aroma didalamnya.
Syekh Imam
Abdurrahman bin Ahmad Al-Qadli menggambarkan keindahan rumah di surga sebagai berikut : Di surga setiap rumah terdapat 70 ranjang, diatas setiap ranjang terdapat 70 tikar, diatas setiap tikar terdapat seorang bidadari. Bidadari ini memakai 70 pakaian yang halus dan tipis
.Kalau sekiranya satu rambut dari bidadari jatuh ke bumi, maka rambut tersebut akan menerangi penduduk bumi.
2. Kemah di dalam surga
Diantara fasilitas kenikmatan surga yang super mewah adalah kemah. Kemah ini diperuntukkan bagi penghuni surga yang ingin memadu kasih dengan bidadari. Luas dan kemewahannya tidak ada yang mampu melukiskannya dalam kata-kata maupun angan-angan, meskipun itu jin sekalipun.
Kemewahan dan keluasan kemah ini telah diceritakan dalam Tafsir Yasin sebagai berikut : Bahwa bagi setiap orang mukmin memiliki kemah yang terbuat dari satu mutiara besar,luas kemah tersebut 70 mil.
Ibnu Abbas r.a. berkata : Kemah dalam surga itu terbuat dari mutiara yang berlubang, pos yang satu dengan pos lainnya terdapat kemah yang memiliki daun pintu sebanyak 4000 buah dari emas.
Begitu mewah dan indahnya kemah yang ada didalam surga, hingga satu genggam tanahnya nilainya lebih mahal dari segala bentuk kemewahan dan perhiasan duniawi.
3. Bahan bangunan surga
Telah di katakana bahwa
Allah benar-benar
memanjakan
kehidupan
para ahli surga. Kepayahan,kepahitan dan keprihatinan ketika di dunia akibat ketaatannya kepada Allah terbayar dengan sempurna. Kehidupan para ahli surga di alam surga benar-benar seperti kehidupan dalam dunia dongeng. Sejauh mata memandang, yang terlihat hanyalah kilauan yang gemerlapan. Sebab seluruh fasilitas yang ada di surga dibangun dengan bahan-bahan yang jika didunia hanya terjangkau oleh angan-angan.
Abu Hurairah
r.a. meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda : Bangunan di dalam surga itu batanya terbuat dari perak dan emas, semennya terbuat dari misik yang harum, kerikilnya dari mutiara dan yakut, pasirnya dari za’faran. Barang siapa yang masuk ke dalam surga ia akan merasakan kenikmatan yang tiada putusnya, kekal dan tidak akan mati, pakaiannya tidak pernah usang, dan masa muda yang tidak pernah tua.
4. Makanan dan minuman ahli surga
Ibnu
Abbas r.a.
berkata
: Ketika
kekasih
Allah ini
memakan
buah-buahan
yang dikehendaki.
Lalu
di hatinya
tergores
keinginan
pada
makanan
yang lain sebelum
bibirnya
berucap,
Allah memerintahkan
para Malaikat
untuk
mendatangkan
makanan
kepadanya
dengan
70 nampan
yang terbuat
dari
intan
dan
yakut,
yang berisi
70 hidangan.
Di atas
setiap
hidangan
terdapat
1000 piring
dan
gelas yang terbuat
dari
emas.
Sama
halnya
dengan
makanan,
penghuni
surga
pun mendapatkan
minuman.
Bahkan
minuman
penduduk
surga
terlihat
sangat
istimewa,
sebab
apa
yang ketika
di dunia
diharamkan
seperti
halnya
arak (khamer),
maka
di surga
arak menjadi
minuman
favorit
para ahli
surga.
5. Bentuk fisik penghuni surga
Dijelaskan
dalam
Tafsir
Yasin
:Bahwa
tinggi
badan
penghuni
surga
itu
seperti
tinggi
NabiAdam,
yaitu
60 dzira.
Usia
penghuni
surga
seperti
usia
Nabi
Isa, yaitu
30 tahun.
Kegantengan
penghuni
surga
seperti
Nabi
Yusuf. Suara
penghuni
surga
merdunya
seperti
suara
Nabi
Daud.
Dan akhlak
penghuni
surga
seperti
akhlak
Nabi
Muhammad SAW.
Adapun
bahasa
yang digunakan
oleh
penghuni
surga
adalah
bahasa
Arab. Karena
bahasa
Arab adalah
bahasa
Al-Qur’an.
No comments:
Post a Comment